jump to navigation

Februari 28, 2008

Posted by bangzenk in Uncategorized.
Tags:
add a comment
dari milis beasiswa ada info.. maaf klo terlambat..
[INFO] S2/S3 NTUST Taiwan
Bpk2 dan Ibu2 millist, jika ada yg berminat utk study di NTUST Taiwan, ada
penawaran bagus dari NTUST utk S2 dan S3.
Syaratnya tidak sulit, hanya melampirkan CV dan Research Plan.. Bagi yg berminat, silahkan datang ke UGM tanggal 29 February.
Ada presentasi dan pembukaan pendaftaran disana.
Bapak2 dan Ibu2, pesan ini saya teruskan atas permintaan Prof saya di NTUST.
Beliau menjadi ketua delegasi ke UGM. Bagi yg masih ragu, jangan segan2 kontak saya.
Selamat mencoba
Indra

Februari 28, 2008

Posted by bangzenk in Uncategorized.
add a comment

Ada info buat adik2 maupun kawan2 yang tinggal di Surabaya, berikut jadwal seminar pendidikan (free seminars):

1. SIN & MAL , Shangrila hotel, Jl Mayjen sungkono Surabaya Jam 14.30-20.30
2. USA , sheraton hotel , Jam 17.30-18.30 Konsultasi , Jam 18.30-20.30-
seminar
3. Pameran International ( gabungan beberapa negara ), 1/03 sheraton Hotel

ada juga info dari institusi beasiswa lho!!

Sukses UAN Februari 23, 2008

Posted by bangzenk in Tips.
Tags: , ,
4 comments

Terima kasih bagi adik-adik maupun teman-teman yang sudah bersedia mampir ke blog ini.

Pelaksanaan UAN yang kian dekat, membuat saya ingin bisa berbagi. Sukses UAN bukan hanya sekedar lulus ataupun nilai tinggi, definisi sukses seperti itu akan basi dan lapuk. Artinya, cobalah definisikan sukses UAN sebagai proses pencapaian cita-cita. Semoga dengan itu adik2 bisa tetap semangat. Manfaatkan waktu yang tersisa dengan sebaik-baiknya.

Beberapa saran untuk sukses UAN 2008:

1. Buat jadwal belajar mandiri,

selama ini saya tidak pernah mengikuti bimbel tertentu. Meskipun demikian, alhamdulillah sempat menjadi juara umum se-SD :D , juga peringkat 18 se-SMP (seriusan..), terakhir lulus dengan hasil cukup memuaskan. Ya, biar nambah semangat adik2 nilai UAN/UNAS untuk Kimia 9,3.

2. Perbanyak latihan soal,

salahsatu yang utama adalah memahami medan, oleh karenanya panduan materi di postingan kemarin cukup signifikan menurut say untuk adik2 miliki dan pelajari. berdasarkan pengalaman, soal-soal yang ada tidak banyak berubah. Kalopun berubah tidak akan jauh dari dua hal: pertama, angka yang digunakan. kedua, hal yang ditanyakan. Umpamanya di panduan materi diketahui A dan B, kemudian ditanyakan C. Nah, klo di ujian bolehjadi yang diketahui B danC, yang ditanyakan A. Jadi, latihan soal insya Allah bisa banyak membantu juga memahami jenis2 soal yg bakalan keluar.

3. Fokus,

ini buat yang senang beraktivitas baik di organisasi maupun yang lain, sementara ini baiknya dikurangi (bukan dihilangkan sama sekali). Termasuk yang masih berpacaran, sudah saatnya bertaubat :) , jangan bilang klo pacaran banyak memberikan semangat. Bohong besar, apalagi yang sering berantem. Fokus akan pentingnya kelulusan tentunya juga jangan jadi alasan untuk malas dalam hal lain, terutama membantu orang tua dan ibadah.

4. Belajar bersama,

kadang yang terakhir ini berujung pada nge-gosip. Berbeda jika adik2 mengkondisikan belajar bersama dengan sistem pembagian kerja. Dimana tiap orang memiliki kemampuan masing2 (saya yakin adik2 bisa tau, kecenderungan keahlian dari temen2 sekelas di masing2 bidang/matapelajaran) jadi bisa saling mengisi, terbukti efektif. Masalahnya komitmen dan kerja bersama aja itu mah..

Oke deh, semoga sukses UAN bukan sekedar impian. Selamat berjuang, saya tunggu adik2 di Belanda. Mari buktikan kita bukan bangsa kacangan.

Download Materi UAN 2008 (contoh soal dan jawaban) Februari 22, 2008

Posted by bangzenk in Uncategorized.
Tags: , , , , , , ,
45 comments

Semoga bermanfaat dan sukses selalu

Berikut link untuk men-download dokumen, saran saya sebelum download BACA dengan TELITI, insya Allah yang dibutuhkan ketemu. :D

oiya, kalo sempat kunjungi juga ==> link beasiswa

Panduan Materi 2008:

-SD

-SMP/MTs

-SMA/MA

-SMK

Lembar Jawaban Komputer untuk latihan ujian SMP/MTs, SMA/MA dan SMK 2008

SOSIALISASI

SPESIFIKASI SOAL UASBN 2008

ARSIP NASKAH

SMA

- N0203_SMA_BHS_INDONESIA_P1.pdf
- N0203_SMA_BHS_INDONESIA_P2.pdf
- N0203_SMA_BHS_INDONESIA_P3.pdf
- N0203_SMA_BHS_INGGRIS_P1.pdf
- N0203_SMA_BHS_INGGRIS_P2.pdf
- N0203_SMA_BHS_INGGRIS_P3.pdf
- N0203_SMA_BHS_JERMAN_P1.pdf
- N0203_SMA_BHS_JERMAN_P2.pdf
- N0203_SMA_BHS_PERANCIS_P1.pdf
- N0203_SMA_BHS_PERANCIS_P2.pdf
- N0203_SMA_IPA_MAT_P1.pdf
- N0203_SMA_IPA_MAT_P2.pdf
- N0203_SMA_IPA_MAT_P3.pdf
- N0203_SMA_IPA-IPS_INDONESIA_P1.pdf
- N0203_SMA_IPA-IPS_INDONESIA_P2.pdf
- N0203_SMA_IPA-IPS_INDONESIA_P3.pdf
- N0203_SMA_IPA-IPS_INGGRIS_P1.pdf
- N0203_SMA_IPA-IPS_INGGRIS_P2.pdf
- N0203_SMA_IPA-IPS_INGGRIS_P3.pdf
- N0203_SMA_IPS_EKONOMI_P1.pdf
- N0203_SMA_IPS_EKONOMI_P2.pdf
- N0203_SMA_IPS_EKONOMI_P3.pdf
- N0304_SMA_IPS_EKONOMI_P1.PDF
- N0304_SMA_IPS_EKONOMI_P2.PDF
- N0304_SMA_IPS_EKONOMI_P3.PDF
- N0405_SMA_BHS_ARAB.pdf
- N0405_SMA_BHS_INDONESIA.pdf
- N0405_SMA_BHS_INGGRIS.pdf
- N0405_SMA_BHS_JERMAN.pdf
- N0405_SMA_BHS_PRANCIS.pdf
- N0405_SMA_IPA_MAT_P1.pdf
- N0405_SMA_IPA-IPS_INDONESIA_P1.pdf
- N0405_SMA_IPA-IPS_INGGRIS_P1.pdf
- N0405_SMA_IPS_EKONOMI_P1.pdf

oiya, kalo sempat kunjungi juga ==> link beasiswa

SMK

- N0203_SMK_INDONESIA_P1.pdf
- N0203_SMK_INDONESIA_P2.pdf
- N0203_SMK_INGGRIS_P1.pdf
- N0203_SMK_INGGRIS_P2.pdf
- N0203_SMK_KESEHATAN_MAT-TEHNIK_P1.pdf
- N0203_SMK_KESEHATAN_MAT-TEHNIK_P2.pdf
- N0203_SMK_MANAJEMEN_MAT-NONTEHNIK_P1.pdf
- N0203_SMK_MANAJEMEN_MAT-NONTEHNIK_P2.pdf
- N0203_SMK_PARIWISATA_MAT-NONTEHNIK_P1.pdf
- N0203_SMK_PARIWISATA_MAT-NONTEHNIK_P2.pdf
- N0203_SMK_PERTANIAN_MAT-TEHNIK_P1.pdf
- N0203_SMK_PERTANIAN_MAT-TEHNIK_P2.pdf
- N0203_SMK_SENI_MAT-NONTEHNIK_P1.pdf
- N0203_SMK_SENI_MAT-NONTEHNIK_P2.pdf
- N0203_SMK_SOSIAL_MAT-NONTEHNIK_P1.pdf
- N0203_SMK_SOSIAL_MAT-NONTEHNIK_P2.pdf
- N0203_SMK_TEHNIK-INDUSTRI_MAT-TEHNIK_P1.pdf
- N0203_SMK_TEHNIK-INDUSTRI_MAT-TEHNIK_P2.pdf
- N0405_SMK_INDONESIA_P1.pdf
- N0405_SMK_INGGRIS_P1.pdf
- N0405_SMK_TEHNIK-INDUSTRI_MAT-TEHNIK_P1.pdf
oiya, kalo sempat kunjungi juga ==> link beasiswa

SMP

- N0203_SMP_INDONESIA_P1.pdf
- N0203_SMP_INDONESIA_P2.pdf
- N0203_SMP_INDONESIA_P3.pdf
- N0203_SMP_INGGRIS_P1.pdf
- N0203_SMP_INGGRIS_P2.pdf
- N0203_SMP_INGGRIS_P3.pdf
- N0203_SMP_MAT_P1.pdf
- N0203_SMP_MAT_P2.pdf
- N0203_SMP_MAT_P3.pdf
- N0405_SMP_INDONESIA_P1.pdf
- N0405_SMP_INGGRIS_P1.pdf
- N0405_SMP_MAT_P1.pdf

dari: http://puspendik.com/ver2/ dan http://www.satyasembiring.co.cc/

oiya, kalo sempat kunjungi juga ==> link beasiswa

POS UN 2006-2007

POS US 2006-2007

- A-KEPUTUSAN BSNP TENTANG PERUBAHAN POS US
- B-KATA PENGANTAR POS US
- C-SK POS US
- D-LAMPIRAN 1 POS US SD
- E-LAMPIRAN 2 POS US SMP
- F-LAMPIRAN 3 POS US SMA
- G-LAMPIRAN 4 POS US SMK
- H-LAMPIRAN 5 POS US SDLB
- I-LAMPIRAN 6 POS US SMPLB
- J-LAMPIRAN 7 POS US SMALB

PERMEN DIKNAS NOMOR 34 dan 39 TAHUN 2007

POS UN dan UASBN TAHUN 2008

SUKSES YA!!!..

oiya, kalo sempat kunjungi juga ==> link beasiswa

Program Beasiswa Unggulan Februari 22, 2008

Posted by bangzenk in Jenis Beasiswa.
Tags: ,
15 comments
Catatan: angka 5 tolong dibaca ”S”
Program beasiswa dalam skala Nasional dan Internasional yang dikembangkan dalam rangka menyiapkan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif sesuai dengan visi pendidikan nasional.
Dengan adanya program Beasiswa Unggulan, diharapkan di akhir program akan muncul critical mass dan bangsa Indonesia yang berdaya saing tinggi di masa yang akan datang. Program Beasiswa Unggulan menawarkan beasiswa ber-degree seperti program untuk jenjang D4/S1, S2, dan 53. Dan beasiswa non-degree seperti program Beasiswa Penelitil Penulis/Pencipta/Seniman/Wartawan/Olahragawan/Tokoh.
SASARAN PROGRAM BEASISWA UNGGULAN
Beasiswa Unggulan diberikan kepada mereka yang memiliki prestasi sebagai berikut:

Lulusan terbaik 5MA/MA/5MK/Ponpes/PT yang diusulkan oleh Pemda (Propinsi/Kabupaten/Kota), masyarakat (L5M), dan industri

  1. Pemenang Lomba Iptek/Lomba Karya Ilmiah Remaja/MIPA Tingkat Nasional
  2. Pemenang Lomba LK5 (Lomba Kompetensi 5iswa) Tingkat Nasional
  3. Pemenang Olimpiade Sains/Teknologi Tingkat Nasional
  4. Pemenang Lomba Bidang Olahraga Tingkat Nasional
  5. Pemenang Lomba Bidang Seni Tingkat Nasional
  6. Pemenang Lomba Bidang Bahasa Tingkat Nasional
  7. Para Aktivis Mahasiswa (Ketua; UKM, BEM, Senat, HMI)
PROGRAM BEA515WA UNGGULAN 2006 PROGRAM D4/S1

Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat

  1. Perikanan dan Ilmu Kelautan
  2. Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  3. Teknologi Hayati
  4. Teknik Informatika dan Industri
  5. Teknik Otomasi dan Elektronika
  6. Seni Rupa, Animasi, DKV
  7. Ekonomi dan Akuntansi
  8. Sosial dan Humaniora
  9. Bahasa dan Budaya
  10. Perhotelan dan Pariwisata
  11. Broadcast
  12. Perencanaan Pendidikan
  13. Aktivis Mahasiswa
  14. Bidang studi lain yang berbasis Produk Unggulan
PROGRAM 52 DAN 53
  1. Bioteknologi dan NanoBioteknologi
  2. NanoElektronik dan NanoBiologi
  3. Remote Sensing
  4. Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  5. Agrobisnis Industri
  6. Kedokteran (Biomedik)
  7. Teknologi Informasi
  8. Game Teknologi dan Jaringan
  9. Ilmu Komputer
  10. Seni dan Pariwisata
  11. Akuntansi Pemerintahan
  12. Perencanaan Pendidikan
  13. Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
  14. Fisip, Hukum, Humaniora
  15. Rekayasa Pertambangan
  16. Teknik Arsitektur
  17. Mikrohidro (Energi Terbarukan)
  18. Teknologi Pendidikan
  19. Bidang studi lain yang berbasis Produk Unggulan
PERSYARATAN PROGRAM BEASISWA UNGGULAN
  1. Surat Pernyataan dari Instansi, bahwa peserta akan
    diberdayakan di Instansi tersebut setelah selesai masa pendidikan selama minimal 2n+1 tahun (format baku)
  2. Surat Rekomendasi dari Instansi asal untuk mengikuti
    Program Beasiswa Unggulan
  3. Letter of Acceptance untuk twinning/sandwich program
    dari PT di Luar Negeri
  4. Formulir Pendaftaran Program Beasiswa Unggulan
    dilengkapi Pas Foto berwarna terbaru 3×4 (2 lembar)
  5. Rencana Usulan Tugas Akhir /Thesis/ Disertasi (dalam
    bentuk proposal)
  6. Ijazah dan Transkrip Nilai pendidikan terakhir yang telah
    dilegalisasi
  7. Memiliki kemampuan bahasa asing (sertifikat TOEFL, IELT atau TOEIC). Sertifikat TOEFL/IELTS/TOEIC dan sertifikat penghargaan lainnya
  8. Usia Pendaftar
    • untuk D4/51 tidak lebih dari 21 tahun
    • untuk 52 tidak lebih dari 35 tahun
    • untuk 53 tidak lebih dari 45 tahun
PENDANAAN BEASISWA UNGGULAN 2007

BIAYA PENDIDIKAN akan diberikan langsung dan dikelola
oleh provider (institusi pendidikan) Beasiswa Unggulan

  1. BIAYA HIDUP meliputi biaya buku (D4/51, 52, 53) dan
    penelitian (52, 53)
  2. Mahasiswa berkewajiban untuk mentaati peraturan sesuai dengan pasal-pasal yang tertuang di dalam kontrak yang telah disepakati antara Depdiknas, Pemda, dan Perguruan Tinggi/Politeknik/Sekolah Tinggi/ Akademi.
PRIORITAS BIDANG STUDI PROGRAM BEASISWA UNGGULAN 2007 BERBASIS PRODUK UNGGULAN
  1. Udang dan Lobster*
  2. Rumput Laut*
  3. Coklat
  4. Produk Olahan Perikanan*
  5. Kopi
  6. Produk Olahan Kelapa Sawit*
  7. Mete*
  8. Ikan Patin*
  9. Minyak Atsiri*
  10. Animasi
  11. Ikan Kerapu
  12. Klorofil
  13. Abalone
  14. Pariwisata dan Seni
  15. Manufaktur
  16. Otomotif
  17. Elektronika
  18. Energi Alternatif
  19. Sutra Alam
  20. Lebah Madu*
*Tahun 2006 belum terlaksana
JADWAL PROGRAM BEASISWA UNGGULAN 2007
  1. Sosialisasi Program (Januari-April)
  2. Seleksi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (Juni-Desember)
  3. Koordinasi dan peningkatan kerjasama dengan PT (Januari­-Desember)
  4. Monitoring dan Evaluasi Beasiswa Unggulan (Maret-April)
  5. Kelanjutan Provider Pendidikan Beasiswa Unggulan 2006

    (Mei 2007)
  6. Pengembangan Provider Pendidikan Beasiswa Unggulan 2007

    (Juni-Agustus)
  7. Character building mahasiswa program beasiswa unggulan

    (Juni-Desember)
  8. Beasiswa Penulis, Peneliti, Pencipta, Olahragawan,

    Seniman, Tokoh (Januari-Mei, Juli-November)
  9. Kelanjutan dan Pengembangan Beasiswa Pendidikan D3/D4

    TKJ
  10. Penyelesaian semua berkas dan kelengkapan administrasi

    (Maret-April, Oktober-Desember)

Kajian Awal Februari 19, 2008

Posted by bangzenk in Tips.
Tags:
3 comments

Sumber: Koran Kompas http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0304/20/keluarga/263449.htm

Note: Tulisan ini ditulis sebagai hasil wawancara saat Workshop Milis Beasiswa di UNJ, Jakarta.

 

PADA era globalisasi di mana setiap orang mempunyai hak mendapatkan kehidupan yang lebih baik di seluruh muka Bumi, akan membuat persaingan pencari kerja semakin keras. Oleh karena itu, setiap orang harus membekali dirinya untuk bisa menang dalam mendapatkan pekerjaan, atau mampu membuka lapangan kerja bagi dirinya sendiri.

SALAH satu cara membekali diri adalah mendapatkan pendidikan yang baik dan berkualitas, baik di dalam ataupun di luar negeri. Namun, mendapatkan pendidikan yang berkualitas bukanlah yang mudah dan murah. Bagi orang berpunya, mereka akan mampu membiayai sendiri. Lalu, bagaimana dengan orang yang tidak punya cukup uang?

Salah satu jalan adalah beasiswa, namun untuk mendapatkannya juga bukan hal yang mudah. Ada ratusan bahkan ribuan orang berpotensi yang juga ingin mendapatkan beasiswa yang jumlahnya sangat terbatas.

Untuk mencoba beasiswa dari luar negeri, juga bukan hal mudah. Selain, karena harus bersaing dengan peminat dari negara-negara lain dan persyaratan yang tidak mudah, juga karena informasi mengenai beasiswa itu masih sedikit.

Beberapa yayasan pemberi beasiswa seperti AMINEF, memang mengiklankan di media massa. Namun, seringkali beasiswa yang ditawarkan tidak sesuai dengan minat yang ingin dikembangkan.

“Masalah informasi merupakan kendala terbesar saya untuk mendapatkan beasiswa. Saya yang bekerja di Papua, baru bisa membaca koran setelah satu minggu terbit. Jadi, persaingan belum dimulai, saya sudah harus menghadapi kendala dulu,” kata Togap Siagian (29), penerima beasiswa Fulbright 2000 dan pendiri kelompok kores- pondensi surat elektronik internet khusus beasiswa (http://groups.yahoo.com/group/beasiswa).

SEJAK pertama didirikan, 21 Maret 2000, Siagian memang sendirian mengelola mailing list itu. Dia menjadi moderator surat-surat yang masuk, baik berisi pertanyaan, informasi mengenai beasiswa di seluruh dunia, dan kiat memenangkannya.

“Orang Indonesia punya potensi memenangkan beasiswa, namun mereka menghadapi banyak kendala yang sebenarnya bisa diatasi dengan mudah. Karena tidak bisa mengatasi kendala itu, mereka kalah. Mailing list ini bertujuan membantu memberi informasi untuk siapa saja yang ingin mendapatkan kesempatan sekolah dengan beasiswa. Semacam wadah saling berbagi informasi dan pengalaman,” kata Siagian.

Sekarang, Siagian yang masih bekerja di Papua, sudah dibantu delapan moderator yang tersebar di Bandung, Yogyakarta, Jakarta, Inggris, Jepang, Belanda, dan Amerika. Mereka menyortir, menjawab, menghapus surat elektronik yang tidak penting, dan memperingatkan pengirim surat yang tidak menjelaskan maksudnya dengan jelas. “Banyak peserta minta informasi tentang beasiswa untuk pendidikan master. Peserta ini tidak menjelaskan jenis pendidikan dan di mana. Kadang-kadang hal seperti ini menjengkelkan juga,” aku Siagian.

Para milister (peserta mailing list) semakin hari semakin bertam- bah. Saat ini, jumlah peserta mencapai 6.900 orang yang tersebar di seluruh dunia. Untuk menjadi anggotanya, cukup mengirim surat kosong ke alamat beasiswa-subscribe@yahoogroups.com. Yayasan pemberi beasiswa pun agaknya telah percaya dengan mereka, sehingga sering memberi informasi mengenai program beasiswa dari lembaga mereka.

SELAIN dari mailing list beasiswa, informasi beasiswa juga bisa didapat dengan tiga cara. Pertama, mendaftar ke badan pemberi beasiswa. Misalnya Yayasan Sampoerna, Aminef untuk beasiswa Fulbright, dan British Council untuk Chevening Award.

Kedua, peminat bisa langsung mendaftar ke universitas yang diinginkan. Peminat bisa berkores- pondensi langsung dengan profesor di universitas itu dan minta surat rekomendasi.

Ketiga, melalui penelitian. Biasanya jika seorang profesor atau universitas ingin melakukan penelitian besar, mereka membutuhkan asisten. Asisten ini akan dibayar, dan uangnya bisa dipakai biaya studi dan biaya hidup. Biasanya, mereka akan mendapatkan biaya studi lebih murah karena mereka bekerja untuk universitas. Lagi pula, proyek penelitian seperti ini akan memakan waktu minimal lima tahun, waktu yang cukup panjang untuk studi.

Dari ketiga cara mendapatkan beasiswa itu, hal terpenting yang harus dipegang peminat beasiswa adalah memenuhi syarat yang diminta. Jika memang diperlukan nilai TOEFL/IELTS (standar nilai kemampuan berbahasa Inggris), pastikan memilikinya. Begitu juga bila diperlukan syarat kecakapan matematik seperti GMAT, dan lainnya.

Menurut Pangesti Wiedarti, dosen Fakultas Bahasa dan Seni di Universitas Negeri Yogyakarta yang juga penerima beasiswa doktor di bidang linguistik Universiy of Sydney, sebaiknya peminat beasiswa mencari beasiswa tidak di satu universitas saja. “Carilah di beberapa universitas agar mendapatkan beasiswa yang benar-benar cocok,” ujar Pangesti.

Sidrotun Na’im, penerima beasiswa Australian Development Scholarship (ADS) 2003 me- ngatakan, peminat beasiswa dari Indonesia bagian timur memiliki peluang lebih besar daripada peminat Indonesia bagian barat. Sepertiga dari jatah beasiswa ADS yang ada diberikan untuk Indonesia timur. “Jika dilihat dari potensi dan kondisi Indonesia timur, peminat Indonesia timur memiliki peluang lebih besar,” kata Sidrotun.

Salathiel Gideon, penerima beasiswa S2 dari Yayasan Sampoerna mengatakan, dirinya menerapkan empat langkah strategis untuk memenangkan beasiswa itu.

Pertama, ketika memutuskan mendaftar beasiswa, dia membuat perencanaan. Apa saja yang harus dia lakukan untuk beasiswa tersebut. “Saya menentukan program apa yang akan saya ambil, lalu saya catat apa saja yang dibutuhkan jika saya mengambil program tersebut. Saya juga belajar membuat surat rekomendasi dan mempersiapkan diri untuk tes wawancara,” kata Gideon.

Kedua, Gideon melakukan tahap-tahap yang telah dia tentukannya dalam rencana. Dia mengakses situs Yayasan Sampoerna dan mencari tahu apa saja yang diminta. “Saya benar-benar mempersiapkan diri untuk menghadapi tes tulis. Saya cari buku-buku yang bisa menjadi nara sumber. Kemudian, saya berdiskusi dengan pemberi rekomendasi. Selain itu, saya juga berkonsultasi dengan teman-teman yang pernah mendapatkan beasiswa,” kata Gideon.

Ketiga, mengecek apa yang telah dia lakukan. Gideon berulang kali melihat apa yang telah dia pelajari dan mencoba mengerjakan tes yang ada. Dia juga mengecek adakah persyaratan yang belum dia penuhi.

Keempat, mengecek ulang. Jika memang apa yang telah dia lakukan masih dirasakan kurang, Gideon tidak ragu-ragu mengulang. Begitu juga dengan surat rekomendasi. Jika, surat rekomendasi itu dirasa tidak membantu, lebih baik mencari rekomendasi lain. “Saya pertimbangkan benar, apakah surat rekomendasi itu sungguh-sungguh mengevaluasi diri saya dengan adil. Jika tidak, lebih baik saya cari rekomendasi lain,” tegas Gideon. (ARN)